Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Basrief Arief: Bukan Pemburu Tapi Pencari Koruptor

Jaksa Agung yang baru Basrief Arief rupanya harus meluruskan saat ia masih aktif dulu di Kejaksaan Agung dan ikut dalam Tim Pemburu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung yang baru Basrief Arief  rupanya harus meluruskan saat ia masih aktif dulu di Kejaksaan Agung dan ikut dalam Tim Pemburu Harta Korupsi. Basrif, menuturkan istilah itu tidaklah tepat.

"Saya perlu luruskan. Istilah itu, kita dalam keputusannya bukan tim pemburu.  Tapi, tim pencari terpidana dan tersangka tindak pidana korupsi. Tentunya, berikutnya dengan aset-asetnya," kata Basrief di Istana Negara, Jumat (27/11/2010) usai dilantik Presiden SBY.

Basrif kemudian sedikit menceritakan tugasnya kala itu, sebagai anggota tim pemburu terpidana. Saat itu, kata Basrief, salah satu koruptor yang bisa dibawa ke Indonesia adalah David Nusa Wijaya.

"Kemudian, saya merintis masalah MLA. (mutual legal assistance). Dan alhamdulillah, sudah ditandatangani, begitu juga dengan Swiss. Nah, dengan yang lain akan kita teruskan," ujarnya.

Basrief dengan rendah hati kemudian meminta kepada publik untuk menilai kinerjanya saat ini menjadi bagian tim pencari terpidana.

"Silakan, yang menilai jangan saya berhasil atau tidak," kata Basrief Arief.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas