Hebat! Kinahrejo Dihijaukan 1.500 Pohon Kinah
Dusun Kinahrejo tempat tinggal alharhum Mbah Maridjan ditanami 1.500 pohon Kinah oleh berbagai elemen untuk penghijauan kembali
Editor:
Iswidodo
TRIBUNNEW.COM, JOGJA- Kinah Balirejo. Tulisan itu terpasang pada papan penunjuk di depan rumah almarhum juru kunci Merapi Mbah Maridjan. Papan itu baru saja dipasang seorang polisi kehutanan, persis di depan puing-puing rumah almarhum juru kunci Merapi, Minggu (5/12).
Pemasangan papan penunjuk itu menandai penanaman sekitar 1.500 pohon Kinah di kawasan Dusun Kinahrejo, yang luluh lantak akibat letusan Merapi.
Ketua penyelenggara kegiatan, Agus Wiyarto mengatakan, penanaman pohon ini merupakan aksi solidaritas masyarakat Jogja yang peduli terhadap pelestarian hutan. Pemilihan jenis pohon Kinah, karena sesuai dengan nama dusun itu, yakni Kinahrejo.
“Pagi ini kami tanam enam pohon saja untuk simbol. Minggu depan akan ditanam 1.500 pohon lagi,” kata Agus kepada Tribun Jogja di sela-sela aksi peduli lingkungan Merapi itu.
Kegiatan penghijauan Kinahrejo, kata Agus, sebagai tonggak kebangkitan kawasan Jogja yang luluh lantak akibat erupsi Merapi. “Kegiatan ini secara tidak langsung menandakan Jogja sudah aman dan mengundang orang lain untuk terlibat,” katanya.
Aksi penanaman pohon melibatkan berbagai kalangan, termasuk pelajar. Di antara para relawan ada serombongan pelajar SMPN 5 Jogja. Muti, satu diantara pelajar itu mengatakan, awalnya ia diajak temannya, Dila. Karena dirasa cukup menarik, Muti pun mengajak teman-temannya yang lain.
“Saya baru pertama kali ke sini dan nggak nyangka kondisinya seperti ini. Tapi saya senang bisa ikut tanam pohon,”katanya.
Sasa, siswa SMPN 5 lainnya berharap makin banyak pelajar yang ikut termotivasi menanam pohon untuk menghijaukan lereng Merapi. “Menanam pohon itu agar lingkungan yang penuh abu vulkanik bisa hijau lagi,”kata Sasa.(*)
Baca tanpa iklan