Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tjatur Sapto Edy Raih Dua Gelar dari ITB (1)

Tentu saja memimpin panja, apalagi panja berlabel "pemberantasan mafia pajak", bukan pekerjaan gampang. Kepada Tjatur, publik berharap

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dahlan Dahi
TRIBUNNEWS.COM - Tjatur Sapto Edy terpilih sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk Pemberantasan Mafia Pajak (PMH).

Siapa dia? Pada akun Facebook tidak resmi bernama Tjatur, lengkap dengan fotonya, di situ tertulis, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 1 Agustus 1970. Ia menyongsong usia 41 tahun.

"Asli Magelang, Jawa Tengah. Dan, kini berjuang demi negara di DPR RI," begitu tertulis di papan Facebook tidak resmi Tjatur.

Di situ juga ditulis, Tjatur beralamat di Perum Bintaro Jaya Blok HF 4/4 Bintaro Jaya Sektor IX Tangerang, Indonesia.

Di website mpr.go.id, Tjatur disebut beralamat di Jl Anggrek Nelimurni B/82 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Tjatur menyandang gelar insinyur dan magister teknik. Dua gelar itu diperolehnya dari ITB.

Selain memimpin fraksi PAN, Tjatur menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

"Ketua Tjatur Sapto Edy yang juga wakil ketua komisi," ujar Ketua Komisi III, Benny K Harman (Demokrat), tentang ketua panja saat jumpa pers di ruang komisi III DPR, Jakarta, Rabu (12/1/2011).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Benny,setelah resmi membentuk, akan diadakan rapat pleno untuk menugaskan dan menyusun proposal-proposal kerja serta pihak-pihak siapa saja yang akan dipanggil.

Setelah itu, lanjut Benny baru Panja akan mulai bekerja.

"Pleno Komisi III menugaskan menyusun proposal kerja, target-targetnya siapa saja yang dipanggil, bersama pimpinan komisi III, minggu depan plenokan panja disahkan, setelah itu diharapkan bekerja," jelasnya.

Lebih jauh Benny menjelaskan kerja panja nantinya akan memonitor, mengawasi, membantu serta memperkuat institusi kepolisian, agar punya keberanian moral untuk menuntaskan mafia pajak.

"Agar semua pihak yang terlibat mafia pajak (diusut) sesuai undang-undang yang berlaku," jelasnya.

Saat ditanyakan terkait siapa saja pihak yang akan dipanggil, Benny mengatakan nanti dipanggil dan akan disepakati sesuai proposal yang disiapkan.

"Itu nanti, apa kita mau panggil Gayus,atau yang lain," tandasnya.

Tentu saja memimpin panja, apalagi panja berlabel "pemberantasan mafia pajak", bukan pekerjaan gampang. Kepada Tjatur, publik berharap.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas