Din Syamsuddin: Saya Butuh Gadis
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin didemo massa yang mengatasnamakan Gerakan Anti Din Syamsuddin (GADIS).
Penulis:
Iwan Taunuzi
Editor:
Yulis Sulistyawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mendapat teguran dari masyarakat. Hal ini ditandai dengan adanya aksi massa yang mengatasnamakan Gerakan Anti Din Syamsuddin (GADIS). Demonstran menilai bahwa Din tak berkomitmen dengan sikap tokoh lintas agama yang ternyata ikut datang menerima undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara.
Namun, Din tak merasa tersinggung dengan adanya aksi tersebut. Justru ia hanya menanggapi dengan senyuman.
"Malah menurut saya itu bagus memakai nama Gadis. Posisi saya kan sudah ditinggal istri. Justru malah saya butuh gadis," candanya seusai konferensi pers lintas agama di kantor KWI, Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Namun demikian, Din enggan meneruskan apa maksud dari pernyataannya tersebut. Pasalnya, setelah pernyataan tersebut terlontar ia langsung masuk ke dalam mobil.
Seperti diketahui, istri Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Fira Beranata meninggal dunia di RS Jakarta Medical Center (JMC), Jakarta Selatan. Almarhumah meninggal akibat serangan jantung yang dideritanya.