Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fadlul Sejak Kecil Ingin Jadi Pilot

Menjadi pilot merupakan pilihan hidup Fadlul Karim. Semenjak kecil Fadlul memang bercita-cita ingin menjadi pilot.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjadi pilot merupakan pilihan hidup Fadlul Karim. Semenjak kecil Fadlul memang bercita-cita ingin menjadi pilot.

Akhirnya cita-citanya terwujud, pria kelahiran Bengkulu ini setelah tamat dari STM langsung masuk ke sekolah penerbangan. Namun saat itu ia lebih dipercaya menjadi link instruktur atau pengajar pilot.

"Karena berdasarkan hasil penilaian saat itu, ia memiliki bakat sebagai instruktur," kata kakak Fadlul, Asmawi, saat ditemui di Perumahan Pondok Lestari, Cileduk, Tangerang, Senin (14/2/2011).

Kemudian dengan biaya sendiri, ia pun sekolah penerbangan supaya bisa menerbangkan pesawat. Dari sana lah awal Fadlul merintis karir sebagai seorang pilot yang handal.

"Dari sana sudah puluhan tahun ia melakukan penerbangan pesawat," cerita sang kakak.

Hal yang paling istimewa yang dimiliki pria kelahiran 31 September 1950 ini adalah mampu memprediksi cuaca. Ia yang menerbangkan pesawat dibalik-balik pegunungan Papua yang memiliki cuaca ekstrim selalu mampu menerbangkan pesawat dengan baik.

"Kalau cuaca buruk, ia hanya meminta kepada para penumpangnya menunggu sekitar 10-20 menit, kemudian setelah itu berangkat," tutur Asmawi.

Lanjut Asmawi, adiknya selalu berprinsip bahwa cuaca buruk tidak akan selalu selamanya pasti akan ada terangnya, sehingga setelah terbang beberapa jam cuaca pun bisa berubah dan Fadlul mampu mendaratkan pesawat dengan baik.

"Itu keistimewaannya mampu memprediksi cuaca selama ia menerbangkan pesawat dari Sabang sampai Meuroke," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas