Adhi Masardi: Perseteruan FPI vs SBY Hanya Sandiwara
Adhie Massardi mengatakan, perseteruan antara Front Pembela Islam (FPI) dan Presiden SBY tidak benar-benar terjadi.
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI), Adhie Massardi mengatakan, perseteruan antara Front Pembela Islam (FPI) dan Presiden SBY tidak benar-benar terjadi. Menurutnya, ancaman makar dan menggulingkan SBY yang keluar dari mulut Ketua Bidang Advokasi FPI, Munarman hanyalah sandiwara belaka.
Adhie Massardi mengatakan, hal tersebut sengaja dilakukan oleh keduanya untuk menutupi isu yang selama ini berkembang, seperti tudingan tokoh lintas agama soal kebohongan pemerintah, persoalan ekonomi, permasalahan kemiskinan dan lain sebagainya.
"Ya seolah-olah di antara mereka saling berseteru.Padahal lihat apa yang terjadi ini hanya pengalihan isu," ujar Adhie, Selasa (15/2/2011).
Menurut Adhie, kejadian di Cikeusik dan Temanggung faktanya berhasil mengalihkan isu dan hal itu justru menguntungkan posisi SBY.
Lebih jauh Adhie menjelaskan, dirinya juga mempertanyakan komitmen Presiden SBY yang dengan sangarnya berpidato pada 2 Juni 2008 lalu untuk membubarkan ormas seperti FPI. "Pernyataan Presiden yang sangar pada 2 Juni 2008 itu apa kabar?" Jelasnya.
Baca tanpa iklan