Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Wamenhan: Tidak Lazim Data Militer di Laptop

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan pihaknya tidak ada hubungan apa pun dengan kehilangan data yang disebut terjadi di

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Johnson Simanjuntak
Memuat video…
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan pihaknya tidak ada hubungan apa pun dengan kehilangan data yang disebut terjadi di Seoul, Korea Selatan. Meski atase pertahanan Indonesia ikut dalam pertemuan, tidak berarti mereka membawa dokumen yang berkaitan dengan pertahanan.

"Kita pastikan tidak ada hubungan dengan kehilangan data apapun militer. Pertahanan tak ada kaitannya dengan itu, kita ikut tim ekonomi kaitannya ekonomi. Membicarakan mengenai bagaimana defense industrial cooperation kedua pihak," ungkap Sjafrie di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (21/2/2011).

"Jadi sangat teknis enggak perlu pakai dokumen itu pembicaraan teknis antara Sekjen Kemhan dan Dirjen dapa jadi relevansinya enggak ada," tegasnya.

Sjafrie menjelaskan kehadiran Atase Pertahanan Indonesia di Seoul dalam rangka membantu proses penyelesaian. Karenanya terksesan ada dokumen
militer di dalam.

"Atase pertahanan kita di Seoul dan atase pertahanan Korea ada di situ tak brarti ada masalah pembahasan pertahanan. Tak ada koneksitas dengan masalah pertahanan," ujar Sjafrie.

Disinggung mengenai penyimpanan data militer, Sjafrie mengatakan tidak lazim jika data tersebut disimpan dalam laptop.

Kementerian Pertahanan sendiri memili pola khusus dalam menyimpan data militer.

"Jadi enggak ada korelasi, otentifikasi enggak ada. Itu opini yang dibuat saja. Saya harap media kita meng-clear-kanlah," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas