Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ba'asyir: (Hotel) Marriot Itu Nama Apa?

Abu Bakar Ba'asyir mengaku tidak mengenal nama Marriot saat dirinya dituduh terlibat dalam aksi bom hotel berbintang lima itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa dugaan terorisme Abu Bakar Ba'asyir mengaku tidak mengenal nama Marriot saat dirinya dituduh terlibat dalam aksi bom hotel berbintang lima itu. Aksi bom di Hotel JW Marriot terjadi pada tahun 2003.

"Dakwaan pertama saya dituduh terlibat bom Marriot, padahal waktu itu saya masih menjalani sidang, jadi masih dalam tahanan, lagipula saya tidak tahu Marriot itu nama apa?" kata Ba'asyir saat membacakan eksepsinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (24/2/2011).

Dirinya mengatakan, dakwaan terlibat bom Marriot itu terlalu tidak masuk akal sehingga jaksa akhirnya mencabut dakwaan itu dan menuduhnya terlibat tidak langsung dengan Bom Bali. "Jaksa menuduh bahwa saya pernah didatangi Amrozi di rumah," ujarnya.

Di dalam rumah tersebut, jaksa menuduh Ba'asyir menyetujui rencana Amrozi terhadap bom Bali. Padahal, kata Baasyir, Amrozi datang ke rumahnya untuk mengundang dirinya untuk khotbah nikah.

Dalam persidangan tersebut, Baasyir menjelaskan bahwa jaksa tidak dapat mendatangkan Amrozi sebagai saksi dengan alasan keamanan. "Ini menunjukkan bahwa polisi dan jaksa takut rekayasa terbongkar kalau Amrozi dijadikan saksi," tukasnya.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas