Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Konfrontir Gayus dengan Milana

Penyidik Bareskrim Polri melakukan konfrontir keterangan tersangka Gayus HP Tambunan dengan istrinya Milana Anggraeni terkait kasus

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri melakukan konfrontir keterangan tersangka Gayus HP Tambunan dengan istrinya Milana Anggraeni terkait kasus paspor palsu di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Dengan mengenakan batik cokelat, Gayus tiba di Bareskrim Polri pukul 12.45 WIB, didampingi kuasa hukumnya, Hotma Sitompul. "Iya," jawab singkat Hotma saat ditanya soal jadwal konfrontir tersebut.

Sementara, Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menambahkan, bahwa selain dengan Milana, Gayus juga akan dikonfrontir dengan sejumlah orang yang menjadi perantara pembuatan paspor palsu tersebut, yakni Ari Nur Irawan dan Agung.

"Ada rencana konfrontir antara Saudara Gayus Tambunan dengan tersangka Ari dan saksi Agung," ujar Boy.

Kasus paspor Guyana ini terungkap, saat Polri menyidik pemalsuan paspor paspor atas nama Sony Laksono yang diduga dilakukan Gayus saat pelesir ke sejumlah negara. Paspor asli tapi palsu (aspal) tersebut dipesan Gayus kepada John dengan biaya 100 ribu dollar AS atau Rp 900 juta.

Dari surat elektronik (e-mail) yang dikirim John ke anak buahnya, Ari Nur Irawan, terungkap lima gambar paspor berlabel negara Republik Guyana untuk Gayus dan keluarganya.

Namun, semua gambar paspor itu diisi dengan identitas berbeda dengan yang sebanarnya. Untuk pemesanan paspor Guyana ini, Gayus merogoh kocek 300 ribu Dollar Amerika atau sekitar Rp 2,7 miliar.

Dengan lima paspor Guyana tersebut, polisi menduga bahwa Gayus ingin pindah menjadi warga negara Guyana, negara kecil di Amerika Latin.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemesanan paspor atas nama Sony Laksono dan lima paspor bernegara Guyana dilakukan Gayus kepada John sekitar Juli 2010, saat Gayus berstatus tahanan Rutan Mako Brimob Depok. Belum diketahui sumber dana yang dipakai Gayus untuk memesan paspor-paspor bernilai Rp 3,6 miliar tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas