Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

LBH Jakarta: Kekerasan SARA Diawali Hasutan

Nurkholis Hidayat mengatakan dari penelitian yang ada, kekerasan berdasar SARA kerap diawali dengan hasutan massa

LBH Jakarta: Kekerasan SARA Diawali Hasutan
YouTube
Potongan adegan video Anti-Ahmadiyah Violence in Cikeusik 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Nurkholis Hidayat mengatakan dari penelitian yang ada, kekerasan berdasar SARA kerap diawali dengan hasutan massa. Sebagaimana hal tersebut terjadi terhadap Anggota Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang. Sebelumnya hal sama terjadi pada JAI Makassar.

Penelitian yang dilakukan sejak 2005, 2006 dan 2007, menurut Nurkholis sudah dilaporkan ke Menkopolhukam, Mabes Polri dan semua pemangku pemerintahan lainnya. Hampir diketahui dari penelitian itu, penghasutan kerap terjadi lewat berbagai forum.

"Pada tahap berikutnya ini, penghasutan akan berujung pada mobilisasi massa. Massa ini umumnya bukan dari tempat tersebut," ujar Nurkholish kepada wartawan di kantor LBH Jakarta, Minggu (27/2/2011).

Nurkholis mencontohkan, beberapa waktu sebelum kejadian Cikeusik, hal itu ditimbulkan dari hasutan seorang yang baru mencalonkan lurah. "Dari saksi mata, si lurah dengan congkak mengatakan, jangan sebut saya lurah sini kalau tidak bisa membubarkan Ahmadiyah di Cikeusik," kata Nurkholish mencontohkan.

Sayangnya, kata Nurkholis, meski kekerasan massa terkait SARA seperti ini kerap terjadi, pemerintah, khususnya aparat kepolisian hanya seperti pemadam kebakaran. Harusnya kan diketahui, siapa donatur, organizer di balik aksi seperti itu.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Y Gustaman
Editor: inject by pe77ow
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas