Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengawal Nurdin Halid Ngaku Dibayar Rp 300-700 Ribu

Pengawal Nurdin Halid yang menyerang mobil Timnas Indonesia Andi Darusalam Tabusala mengaku dibayar Rp 300-700 ribu per orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suheni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih mengamankan 11 orang pelaku pengrusakan mobil milik Direktur Badan Liga Indonesia (BLI) yang juga Manajer Timnas Indonesia Andi Darusallam Tabusalla. Merka mengaku disuruh untuk mengamankan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

Untuk mengamankan Nurdin Halid, mereka dibayar antara Rp 300-700 ribu per orang. "Satu orang dibayar Rp 300-700 ribu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar kepada Tribunnews.com, Sabtu (5/3/2011).

Menurut Baharudin, Polda Metro Jaya saat ini masih memburu satu orang berinisial E yang disebut 11 pelaku, adalah koordinatornya. Dari E itulah, ke-11 orang tersebut mengaku mendapatkan uang.

Meski demikian, ke-11 orang tersebut belum semuanya sudah menerima bayaran. "Ada yang sebagian sudah ikut mengamankan Pak Nurdin beberapa hari lalu, dan ada yang baru kemarin. Bahkan, ada yang belum dibayar, tapi sudah ditangkap," tegas Baharudin.

Seperti diketahui, mobil Alphard hitam B 258 ADS milik Andi Darussalam diserang dan dirusak sekelompok pemuda di perempatan depan kantor KONI, Senayan, Jakarta Pusat , Jumat (4/3/2011). Ketika itu, Andi baru saja menghadiri dialog dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait kisruh di tubuh PSSI. Selain Andi, hadir juga Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI.

Serangan mengakibatkan kaca mobil belakang pecah. Andi dan semua orang yang berada di dalam mobil selamat.


Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas