Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tjahjo: Konflik Horizontal Akibat Buruknya Kinerja Intelejen

Konflik yang belakangan kerap terjadi, diduga buruknya kinerja intelejen yang tidak terstruktur dengan baik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik yang belakangan kerap terjadi, diduga buruknya kinerja intelejen yang tidak terstruktur dengan baik. Terkesan, pola kerja intelijen Indonesia bersifat taktis semata.

"Menurut saya, penanganan setiap kasus yang terjadi selalu berakibat konflik dalam masyarakat. Itu karena kerja intelejen kita yang tidak terstruktur strategis.  Hanya melakukan pola operasional intelejen taktis semata  dan gerakannya mempertemukan - mempolakan kelompok-kelompok dalam masyarakat untuk bisa saling berhadapan," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Sabtu (26/03/2011).

"Yang mana,remote kontrolnya digerakkan. Ini yang mengakibatkan kegamangan aparat-aparat dibawah untuk mengambil sikap karena signalnya demikian," kata Tjahjo.

Kasus Cikeusik dan Temanggung misalnya, lanjut Tjahjo, aparat dibawah sulit bergerak karena sinyal yang diterima sama, dan dari operator yang sama.

"Ironis memang.  Dan ini dilihat Amerika yang selalu mempunyai  kepentingan strategis di Indonesia. Kecenderungan sekarang (Amerika), mulai kurang happy dengan pemerintah.  Apapun, Amerika pada titik akhir berpihak kepada mayoritas rakyat demi mempertahankan  kekuasaannya dimata internasional dan rakyatnya," papar Tjahjo.

Ia kemudian mencontohkan, beberapa kasus yang terjadi di negara-negara Timur Tengah. Kasus Mesir, dan kasus lain yang terjadi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas