Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana Tunggu Laporan BIN Terkait Umar Patek

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menegaskan Presiden menunggu laporan dari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Kepala BIN

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Harismanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menegaskan Presiden menunggu laporan dari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Kepala BIN Sutanto mengenai berita penangkapan teroris Umar Patek di Pakistan.

"Karena mekanisme yg saya ketahui apakah melalui Kapolri atau melalui BIN. Jadi jalur informasi ke Presiden banyak caranya, apalagi ini seseorang yang didakwa terlibat aksi terorisme," kata Teuku di kantor Presiden Jakarta, Rabu (30/03/2011).

Oleh karena itu, Teuku mengatakan pihaknya belum bisa mengkonfirmasi soal penangkapan itu. "Tapi informasi bisa datang dari sumber-sumber terpercaya," kata Teuku.
Dikatakan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan melakukan pengecekan terhadap kabar itu. "Biasanya kalau sudah muncul di pemberitaan upaya untuk mencari klarifikasi biasanya dilakukan," kata Teuku.

Diberitakan sebelumnya buronan tersangka teroris Umar Patek dikabarkan sudah tertangkap di Pakistan sejak awal tahun ini. Umar Patek adalah teroris yang terlibat dalam Bom Bali pada 2002 lalu.

Penangkapan Patek ini diberitakan Wall Street Journal yang mengutip sumber-sumber dari intelijen. Patek, diduga anggota Jemaah Islamiyah yang terintegrasi dengan al-Qaeda. Saat peristiwa Bom Bali Patek saat itu menjabat sebagai asisten koordinator bidang pemboman klub malam yang menewaskan 202 orang tewas itu. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas