Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kalau Norman Kena Sanksi, Bagaimana Polisi Indisipliner?

Sikap mabes Polri yang menyatakan akan memberi sanksi kepada Briptu Norman terkait video "polisi gila" di youtube dinilai tak tepat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Marlen Sitinjak

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Sebagian besar warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat menyayangkan sikap mabes Polri yang menyatakan akan memberi sanksi kepada Briptu Norman terkait video "polisi gila" di youtube.

Gerakan menari dan menyanyi itu dikatakan sangat manusiawi untuk menghilangkan kejenuhan saat jaga. "Itu saja dimasalahkan. Masih bannyak polisi lain yang tentunya nyata-nyata indisipliner. Oknum itu semestinya yang lebih layak diberi sanksi," kata Munawar (32), warga Kota Pontianak.

Munawar menyatakan dukungannya atas aksi Norman. Menurutnya aksi tersebut sangat tidak layak diberi sanksi. "Kalaulah psikologi Norman bermasalah. Lantas kenapa dia bisa masuk polisi. Kan ada tes psikologi, berarti ada apa-apanya saat penerimaan," kata Munawar.  

Hal serupa juga dikatakan Lisna (22). Bahkan mahasiswi ini mengaku sangat tertarik dengan aksi Briptu Norman. "Lucu. Tapi aneh ya, anggota di sampingnya kok tidak merespon sedikitpun," kata Lisna. Ia mengharapkan agar Norman tidak dihukum.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas