Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satu Polisi Korban Bom Dirawat di Kramat Jati

Dari 30 korban luka korban bom Cirebon, satu di antaranya dirawat di Rumah Sakit Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Dari 30 korban luka, satu di antaranya dirawat di Rumah Sakit Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban tersebut adalah Bripda Heri. Heri dilarikan Jumat malam karena peralatan di rumah sakit di Cirebon tidak lengkap.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Sabtu (16/4/2011), Heri dikabarkan mendapat luka berat seperti patah tangan, dan mata yang terkena serpihan bom. "Yang luka matanya, sama tangan patah," ujar salah satu sumber di kepolisian. 

Saat salat Jumat, Heri berada di samping sebelah kanan Kompol Suhadi. Suhadi sendiri persis di samping Kapolres Cirebon AKBP Herukuco. Sementara di sebelah kiri Herukoco adalah Dedi Maksudi. Herukoco, dan Suhadi dirawat di RS Pertamina, Klayan, dan Dedi dirawat di RS Pelabuhan.

Dirawatnya Heri dibenarkan Kompol Sutisna yang menjabat Kabag Perencanaan. Heri sendiri adalah anak buah Sutisna. Dia bersama Dedi terhitung sebagai pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al-Zikro, tempat terjadinya ledakan bom bunuh diri Jumat kemarin. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas