Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keluarga Sri Maleha Tak Setujui Muchamad Syarif

Keluarga tak setuju ketika mengetahui Sri Maleha (27) akan dinikahi oleh Muchamad Syarif, pelaku diduga bom bunuh diri di masjid Al Zikro,

Penulis: Y Gustaman
Editor: Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga tak setuju ketika mengetahui Sri Maleha (27) akan dinikahi oleh Muchamad Syarif, pelaku diduga bom bunuh diri di masjid Al Zikro, komplek Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Jumat kemarin. Mereka yang menolak adalah kakak kandung Sri.

"Waktu ada kabar mau nikah dengan Syarif, kakak-kakaknya sempat enggak setuju. Yang nggak setuju Ade Muksin, waktu tahu Sri kawin dengan Syarif," ujar salah satu warga yang tak mau menyebutkan namanya kepada Tribunnews.com, di Majalengka, Minggu (17/4/2011).

Sri Maleha adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H. Syarif (almarhum), dan Hj. Rini. Keenam kakaknya antara lain Muslim, Omisah (almarhumah), Ade Muksin, Iis, Edi, Agus, dan Sri Maleha. Sementara kakaknya sudah memiliki rumah sendiri, Sri tinggal bersama ibunya. Di rumah ini lah Muchamad Syarif tinggal.

Menurut warga lainnya, keluarga Sri bisa dibilang tertutup dan jarang bergaul dengan warga. Hj. Rini hanya terlihat keluar ketika membeli kebutuhan di warung. Warga tak menyimpan banyak informasi soal keluarga Hj. Rini, apalagi menantunya Muchamad Syarif, pria kelahiran Cirebon 20 Agustus 1979 itu.

Syarif keluar rumah dan pamit kepada Sri pada 3 April 2011. Sehari sebelumnya, Syarif diduga melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI di Desa Talun, Sumber, Kabupaten Sumber. Dari tubuh korban, didapati sebuah SIM C atas nama Muchamad Syarif dengan alamat Rt 03/06, Astana Garib, Kelurahan Pekalipan dan Kecamatan Pekalipan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas