Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Forum Umat Islam Tak Percaya Osama Tewas

Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath mengaku, tak percaya pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden mati terbunuh oleh pasukan khusus Amerika Serikat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath mengaku, tak percaya pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden mati terbunuh oleh pasukan khusus Amerika Serikat.

Pasalnya, kematian Osama hingga kini masih belum bisa dipastikan menyusul tidak adanya bukti otentik dari tewasnya Osama.

"Belum ada kepastian tentang wafatnya Osama bin Laden. Sebab ada bantahan dari Tahrik Taliban Pakistan bahwa dia terbunuh," katanya kepada tribunnews.com, Rabu (4/5/2011).

sebelumnya, belasan anak muda Pakistan, Selasa (4/5/2011), berteriak di luar komplek perumahan milik pemimpin Al Qaida, Osama bin Laden, di Abbottabad, Pakistan. Mereka mengejek Amerika Serikat (AS) dengan mengatakan Osama masih hidup.

Dilansir AFP, tak yakin dengan kabar kematian pemimpin Al Qaida dan ternyata tinggal di dekat mereka, seorang pengunjuk rasa mengenakan pakaian yang serupa dengan Osama bin Laden, yang tewas dalam serangan udara helikopter AS.

"Osama masih hidup. Ayo kemari Osama," demikian kata si pengunjuk rasa sembari mengenakan sorban putih dan menyembunyikan wajahnya. Beberapa anak-anak berumur empat dan lima tahun ikut bergabung dengan demonstrasi itu.

Sementara, kelompok lain yang mengenakan sorban hitam dan meniru pemimpin Taliban, Mullah Omar, berteriak dengan mengatakan serangan itu palsu. "Hidup Osama, ayo kemari Mullah Omar dan Osama," teriaknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diketahui, persembunyian Osama yang hanya berjarak satu kilometer dari akademi militer Pakistan diserang pasukan khusus AS, Navy Seals, yang beranggota 15 personel, pada Senin (2/5/2011). Osama dikabarkan tewas akibat serangan tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas