PDIP akan Pecat Anggota yang Terlibat NII
Sekjen PDIP Perjuangan Cahyo Kumolo, mengungkapkan, pihaknya tidak akan berkompromi bagi kadernya yang tercatat bergabung dengan NII.
Editor:
Harismanto
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PDI Perjuangan (PDIP) sudah mengambil langkah tegas dalam menyikapi merebaknya isu Negara Islam Indonesia (NII) terutama jika terkait dengan kader PDIP itu sendiri.
Hal itu diungkapkan Sekjen PDIP Perjuangan, Cahyo Kumolo. Cahyo mengungkapkan, pihaknya tidak akan berkompromi bagi siapa saja kadernya yang tercatat bergabung dengan NII.
"Kami sudah punya sikap untuk memberhentikan jika ada anggota partai yang terlibat dalam kegiatan NII, karena kami memiliki ideologi, aturan, dan mekanisme bagi seluruh anggota," kata Cahyo usai menghadiri sidang Wali Kota Bekasi Mochtar Mochammad, di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (10/5/2011).
Menurut Cahyo, setiap anggota, masuk ke dalam internal partai secara sukarela sehingga harus menaati aturan, mekanisme, dan ideologi yang menjadi landasan partai. Sehingga, seluruh anggota partai harus mampu mengimplementasikan semua unsur tersebut.
"Sampai detik ini kita sebagai partai berideologi, cukup yakin tidak ada anggota kami yang tercium sebagai anggota NII. Saya kira, pemerintah harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan, dan TNI serta Polri juga harus mampu mengimplementasikan komitmen mereka terhadap Pancasila," tutur dia. (*)