Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

118 Siswa SMA-SMK Jaktim Tak Lulus Ujian Nasional

118 siswa SMA dan SMK di Jakarta Timur dinyatakan tidak lulus dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2011 oleh pihak sekolah mereka masing-masing.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 118 siswa SMA dan SMK di Jakarta Timur dinyatakan tidak lulus dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2011 oleh pihak sekolah mereka masing-masing. 118 Siswa yang tidak lulus itu terdiri dari 64 orang siswa SMA dan 54 orang siswa SMK.

Kepala Seksi Pendidikan SMK Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Timur, Hadi Waulat mengatakan mengatakan kepada wartawan, Selasa (17/06/2011), total peserta UN SMK tahun 2011 ini di Jakarta Timur adalah sebanyak 20.588 siswa dari 177 sekolah SMK yanga ada di Jakarta Timur. Dari jumlah itu, 20.534 siswa atau 99,74 persen dinyatakan lulus sementara 0,26 persen, atau 54 siswa lainnya dinyatakan tidak lulus.

"Ini berarti angka ketidak lulusan siswa adalah 0,26 persen," katanya.

Menurut Hadi angka kelulusan UN siswa SMK di Jakarta Timur tahun 2011 ini yang mencapai 99,74 persen, meningkat tajam dibanding UN SMK tahun 2010 lalu yang hanya 92,99 persen.

"Ada peningkatan kelulusan sekitar 6 persen lebih," kata Hadi.

Hadi mengatakan bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus oleh sekolahnya, maka tidak dapat mengikuti UN ulangan seperti pada tahun lalu. Namun jika siswa ingin mendapatkan ijazah SMK atau lulus SMK tahun ini, dapat mengikuti ujian paket C yang digelar dua tahap.
Tahap pertama akan digelar pada bulan Juni 2011 dan tahap kedua bulan November 2011.

Kasie Pendidikan SMA Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Timur, Budianto mengatakan, angka kelulusan UN SMA tahun 2011 di Jakarta Timur sebanyak 99,62 persen dari total 16.796 peserta.
Dengan demikian jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 64 siswa. Angka kelulusan tahun ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 92,84 persen.

"Peserta UN SMA tahun 2010 sebanyak 17.633 siswa. Namun tahun lalu ada dua kali UN, yakni dalam UN Utama sebanyak 16.370 peserta dinyatakan lulus atau 92.84 persen. Kemudian dalam UN Ulangan angka kelulusannya meningkat menjadi 99,02 persen," papar Budianto. (TRIBUNNEWS/NURMULIA REKSO P).
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas