Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPR Minta Intelijen Usut Penembakan Polisi di Palu

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pelaku penembakan polisi di Palu, Sulawesi Tengah dihukum seberat-beratnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Prawira

Laporan wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pelaku penembakan polisi di Palu, Sulawesi Tengah dihukum seberat-beratnya.

"Ditangkap dan dihukum seberat-beratnya karena sudah menembak aparat kepolisian," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso di gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/5/2011).

Menurut Priyo, kota sebesar Palu semestinya para aparat penegak hukum mudah mencari pelakunya. Karena itu, kasus penembakan anggota polisi harus segera diusut tuntas dan para pelakunya diburu.

Pihak intelijen lanjut Priyo juga diminta untuk turun tangan menangani peristiwa tersebut.

"Saya meminta jajaran Polri dan intelijen kita untuk memburu sampai dimana pun pelaku kriminal dan kejahatan semacam ini. Motifnya seperti apa kita belum tahu tetapi jelas-jelas kalau itu memberondong pake senjata. Itu tolong dicek apakah senjata organik, rakitan atau senjata selundupan. Kalau organik itu peluruhnya harus diteliti pelurunya dari kesatuan apa, angkatan apa," kata Priyo.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas