Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hakim S Mengelak Rp 250 Juta Dibilang Uang Suap

TRIBUNNEWS.COM - Meski tidak melakukan perlawanan, hakim pengawas PN Jakarta Pusat, berinisial S, sempat mengelak uang dari PW, dibilang uang suap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski tidak melakukan perlawanan, hakim pengawas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, berinisial S, sempat mengelak jika uang yang diberikan oleh kurator PT Skycaping Indonesia, berinisial PW, dibilang uang suap.

Hakim S mengklaim uang yang ditemukan petugas KPK di rumahnya adalah uang milik pribadinya. "Kalau hakim S kita tangkap di rumah, tentunya pertama dia enggak ngaku, tapi enggak ada perlawanan," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di kantor KPK, Jakarta, Kamis (2/6/2011).

Menurut Johan, kasus ini teruangkap diawali laporan masyarakat. Dan petugas KPK mulai mengikuti pergerakan PW, sejak Rabu (1/6/2011) siang, sebelum akhirnya dia mendatangi rumah hakim S pukul 20.00 WIB.

Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas KPK memantau traksaksi serah terima Rp250 juta tersebut. 15 menit kemudian, petugas KPK merangsek masuk ke dalam rumah hakim S dan menangkapnya. Sedangkan, PW tertangkap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pukul 23.00 WIB.

Selain menyita uang Rp250 juta, petugas KPK juga menyita Rp141 juta dan sejumlah mata uang asing senilai miliaran rupiah. Mobil Mitsubitsi Pajero putih milik PW juga turut disita. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas