Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soeharto Adalah Sang Maha Dukun

Pendamping spritual Presiden ke-2 RI, Soeharto, yakni Mas'ud Thoyib mengungkapkan, Presiden Soeharto sejak kecil gemar bertirakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendamping spritual Presiden ke-2 RI, Soeharto, yakni Mas'ud Thoyib mengungkapkan, Presiden Soeharto sejak kecil gemar bertirakat.

Tirakat yang berarti menahan hawa nafsu dan mengasingkan diri ke tempat yang sunyi ini dilakoni Soeharto hingga akhir hayat.

"Semua itu dia lakoni sendiri. Tanpa bantuan dukun, karena Beliau adalah sang maha dukun, dan beliau tidak tergantung orang siapapun," ujar Mas'ud Thoyib saat membeberkan buku Pak Harto, The Untold Stories di Jakarta, Rabu (8/6/2011).

Menurutnya, selama bertirakat, Soeharto bermeditasi dan berdoa dengan memusatkan pikiran ke satu cosmos, dimana kekuataan besar berada.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena itulah, setiap langkah Pak Harto ada karisma. Setiap orang yang berada di belakangnya Soeharto merasa ada angin kuat," jelasnya.

Bukan hanya itu, atas tirakat yang dijalani, Soeharto memiliki sejumlah petunjuk soal sesuatu peristiwa di Indonesia.

"Pak Harto seolah bisa mengerti apa yang akan terjadi," imbuhnya.

Rahasia Soeharto

Kisah buku berjudul Pak Harto, The Untold Stories menggambarkan kisah menarik sosok Presiden ke-2 RI.

Namun di balik itu, ternyata untuk mengumpulkan lembaran-lembaran kisah Soeharto ini pun tak kalah menarik.

Donna Sita Indria, mantan Pemimpin Redaksi Majalah Wanita Indonesia yang juga editor buku Pak Harto, The Untold Stories ini mengaku, untuk mengumpulkan foto-foto Soeharto, putri-putri Soeharto ikut sibuk mengeluarkan dokumentasi foto menarik sosok Soeharto.

"Rata-rata foto di buku ini koleksi mbak Tutut, dan mbak Titiek," ujar Donna.

Selain dari dokumentasi pribadi putri-putri Soeharto, koleksi foto Soeharto juga diambil dari sejumlah museum di Indonesia. Museum Purna Bhakti Pertiwi, dan museum Arsip Nasional menjadi dua museum yang kerap disambangi tim buku Pak Harto, The Untold Stories.

"Kita berhari-hari di museum untuk mengumpulkan foto-foto," jelasnya seraya mengemukakan, banyak tokoh yang ingin sumbang kisah soal Soeharto tersebut.

"Buku ini telah lama disiapkan, namun tertunda karena banyak tokoh yang ingin memberi tulisan," Urainya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas