Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Ruyati Sambangi Komnas Perempuan

Keluarga Ruyati yang diwakili oleh putri sulungnya, Een nuraini menyambangi Komisi Nasional Perempuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Prawira

Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga Ruyati yang diwakili oleh putri sulungnya, Een nuraini menyambangi Komisi Nasional Perempuan. Tujuannya untuk mengadukan adanya kejanggalan terkait informasi proses hukum dan prosedur pemulangan jenazah Ruyati.

Een datang bersama seorang putrinya didampingi oleh Ketua Migrant Care, Anis Hidayat beserta rombongan.

Dalam aduannya, Anis Hidayat mengatakan beberapa informasi maupun komunikasi langsung antara pemerintah dan keluarga selama ini tidak pernah menjelaskan tentang proses hukum. Akibatnya, stigma yang muncul adalah Ruyati dia dihukum karena membunuh majikan.

"Padahal informasi yang diterima keluarga adalah situasi kerja yang tidak layak," tegasnya di Komas Perempuan, Senin (27/6/2011).

Oleh karena itu, Anis menegaskan sangat penting untuk meminta kejelasan kepada pemerintah tentang proses hukum itu sendiri.

"Pemerintah Arab juga mengatakan Ruyati tidak didampingi penasehat hukum," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya kira banyak yang harus diklarifikasi, seorang PRT yang distigmasisasi sebagai seorang pembunuh, ini merugikan keluarga," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas