Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Presiden SBY: TKI yang Bermasalah Sebenarnya Sedikit

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat dengan Satuan Tugas TKI di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (1/7/2011)

Penulis: M. Ismunadi
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat dengan Satuan Tugas Tenaga Kerja Indonesia di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (1/7/2011). Selain dihadiri 21 anggota Satgas TKI, rapat diikuti menteri terkait.

Tampak hadir mendampingi SBY, Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Ada juga Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Luar Marty Natalegawa, Mennakertrans Muhaimin Iskandar, Menhumham Patrialis Akbar, dan Menteri Keuangan Agus Martowardoyo.

Saat membuka rapat, SBY mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada mereka yang tergabung dalam Satgas. Terutama anggota Satgas yang berasal dari jajaran pemerintah.

"Khusus penghargaan tinggi kepada bapak dan ibu yang tidak berada di pemerintah karena berkenan memenuhi permohonan saya. Tugas yang nanti diemban adalah tugas mulia, kemanusiaan, dan kebangsaan. Tugasnya tidak ringan dan penuh tantangan," ungkap SBY.

"Semoga apa yang jadi kesediaan menjadi modal awal mengemban misi yang sangat penting ini," lanjutnya.

SBY mengatakan ada sekitar 5 juta WNI yang tinggal dan bekerja di Luar Negeri. Sebagian besar, katanya, bekerja di negara-negara tertentu. Utamanya di Timur Tengah dan di wilayah dunia lainnya.

"Dari sekitar 5 juta itu sebenarnya yg betul-betul bermasalah sedikit, banyak yang tidak bermasalah," ujar SBY.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bagi kita berbuat yang terbaik untuk yang mengalami kesulitan di luar negeri. Ini amanah. Mari lakukan semua yg bisa kita lakukan, tolong dan bantu mereka," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas