Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peserta Muktamar Dikarantina dan Dirampas Ponselnya

Kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Ahmad Yani mensinyalir telah terjadi praktik tidak sehat pada penyelenggaraan Muktamar VII

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Ahmad Yani mensinyalir telah terjadi praktik tidak sehat pada penyelenggaraan Muktamar VII Partai Persatuan Pembangunan(PPP).

Yani mengatakan, beberapa peserta sudah dikarantina oleh kandidat tertentu. Bahkan telepon seluler mereka dirampas agar tidak bisa melakukan komunikasi.

"Bahkan ada peserta yang setelah dikarantina, handphone mereka dirampas sehingga tidak bisa berkomunikasi. Tapi saya sampaikan pada mereka, meski fisik tidak bertemu, namun hati dan gagasan tetap bersama," ujar Yani di Bandung, Jawa Barat, Minggu(3/7/2011).

Menurut Yani, selain dikarantina, beberapa cabang malah dibekukan karena tidak memihak calon tersebut. Beberapa cabang yang dibekukan berasal dari Jawa Timur. Karena itu, sebagai Ketua DPP PPP bidang Lembaga Bantuan Hukum, Yani juga akan mendapimpingi dan mengadvokasi cabang-cabang yang dibekukukan.

"Sebagai partai Islam, saya juga meminta semua pihak kembali kepada cara-cara yang islami dan sesuai syariat Islam. Saya sendiri yakin, tujuan yang baik harus diperoleh oleh cara yang baik," tegas Yani. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas