Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Isolasi Ponpes Lokasi Ledakan Bom

Menurut Sukarman, polisi belum memutuskan masuk ke lokasi ponpes memertimbangkan faktor keamanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas kepolisian belum berhasil masuk ke lokasi ponpes tempat terjadinya ledakan bom di Pondok Pesantren Umar bin Khatab, Desa Sonolo, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun polisi memutuskan mengisolasi kawasan sekitar ponpes.

"Sampai sore ini kami belum masuk. Tetapi kami lakukan isolasi di sekitar kawasan ponpes," ujar Kabid Humas Polda NTB AKBP Sukarman Husein yang dihubungi Tribunnews.com, Selasa (12/7/2011).

Menurut Sukarman, polisi belum memutuskan masuk ke lokasi ponpes memertimbangkan faktor keamanan. Sukarman mengatakan hingga pukul 19.00 wita petugas kepolisian masih bersiaga di sekitar Pondok Pesantren Umar bin Khatab.

Dari jakarta, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menyebutkan bahwa upaya petugas masuk ponpes untuk menyelidiki ledakan bom justru terhalang oleh para santri ponpes. Bom ini diduga disiapkan untuk menyerang polisi.

Seperti diketahui sebuah bom meledak di dalam Pondok Pesantren Umar bin Khatab, Desa Sonolo, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (11/7/2011) sore.

Seorang pengurus ponpes diketahui tewas bernama Firdaus yang menjabat bendahara ponpes. Polisi telah mengamankan 11 saksi yang sebagian besar santri ponpes.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas