Polisi Pulangkan Jenazah Korban Bom Pesantren Umar Bin Khatab
Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husen mengatakan pihaknya sudah selesai melakukan otopsi jenazah Firdaus.
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husen mengatakan pihaknya sudah selesai melakukan otopsi jenazah Firdaus.
Firdaus adalah bendahara Pesantren Umar Bin Khatab Bima, NTB yang jadi korban ledakan bom dispesantren itu.
Sukarman menambahkan, jenazah Firdaus telah diserahkan ke pihak keluarga pada pukul 17.30 WITA. "Jenazah diantar petugas hingga ke perbatasan Dompu. Karena dia adalah warga Desa Olo," ujarnya saat diwawancarai Tribunnews.com, Selasa (12/7/2011).
Hingga berita ini ditulis, petugas kepolisian belum bisa masuk ke dalam pesantren yang dikuasai oleh 49 santri dan pengurus pesantren. Sekitar 200 personil gabungan Polri dan TNI masih mengawasi dari luar pesantren.
Sementara, petugas memilih tak memaksa masuk guna menghindari jatuh korban. Kepolisian mengakui ada kekhawatiran penghuni santri masih memiliki bom lainnya.