Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dibalik Nazarudin Ada Mister A1

Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Achmad Mubarok menilai ada yang memanejeri mantan Bendahara Partai Demokrat Nazarudin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Achmad Mubarok menilai ada yang memanejeri mantan Bendahara Partai Demokrat Nazarudin.

Dirinya bahkan mengakui mengenal siapa yang menjadi sosok tersebut.

Sosok yang ada dibelakang Nazarudin itu menurut Mubarok memberi jaminan keselamatan untuk dirinya. Sehingga kasus ini kemudian menjadi konsumsi politik yang empuk.

"Yang jelas ada menejer di belakang dia, dia menjamin keselamatan dia. Jadi itu yang disebut mister A, sekarang ini A1. Mister A1 itu saya sudah ketemu, ia di Jakarta," kata Mubarok saat ditemui usai menghadiri pertemuan dengan kader Demokrat Bangka Belitung di Pangkalpinang, (14/7/2011).

Mubarok mengatakan tindakan itu bukanlah kejahatan. Ia lebih melihatnya lebih kepada kepintaran menggunakan media.

"Dalam politik itu biasa, pokoknya ia orang berpengalaman. Sama saya akrab, saya itu meskipun dengan lawan akrab," ujar Mubarok.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia membantah nama-nama seperti Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung ataupun Surya Paloh. Sosok yang ia rahasiakan itu menurutnya sangat pintar dan berpengalaman di dunia intelijen.

"Kita baca dari arus informasi, hari ini keluar ini, misalnya Anas terima 70 Miliar ternyata jaksa mengatakan si itu hanya terima uang Rp 4,3 Miliar. Bukan Aburizal Bakrie, orang seperti dia tidak mau main seperti itu, bukan juga Akbar," katanya.

"Saya itu dengan Akbar Tandjung dan Surya Paloh itu biasa, biasa ledek-ledekan. Orang ini punya pengalaman di dunia intelijen, orangnya ada kantornya di kuningan," lanjutnya.

Terkait kisruh ketidak pulangan Nazarudin, pihaknya tidak bisa berbuat. "Yang banyak tahu itu OC Kaligis. Kasih tahu polisi lah. Jangan jadi pelindungnya dia (Nazarudin -red)," tukasnya.

Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas