Sufi se-Dunia Berkumpul di Jakarta (Foto)
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, menjadi pembicara pada Konferensi Sufi Dunia di Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2011).
Penulis:
Herudin
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Fotografer Tribunnews.com, Herudin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, menjadi pembicara pada Konferensi Sufi Dunia di Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2011).
Konferensi membahas peranan Tasawuf dalam Membangun Peradaban Islam yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari lahir NU ke-85 yang berlangsung selama satu bulan, 18 Juni sampai 17 Juli 2011.
Acara yang diberi nama 'Al-Multaqo As Syufi Al Alamy' ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun perdamaian dan memilin perikatan agama untuk menanggulangi radikalisasi pemahaman Islam di berbagai kawasan.
Dalam kegiatan ini NU mengambil tema 'Membangun Peradaban Dunia Islam yang Penuh Damai, Adil, dan Santun Melalui Implementasi Ajaran-Ajaran al-Tariqah al-Mu'tabarah.
Sebagai narasumber dalam acara ini diantaranya Sayyid Muhammad Kabir at-Tijani dar Maroko, Habib Umar bin Hafidz berasal dari Dar al-Musthafa Hadlramaut Yaman, Syekh Hisyam Kabbani dari Amerika Serikat, Habib Hasan bin Salim al-'Athas dari Singapura, Sayyid Rojab Dib an-Naqsabandi dari Syiria, Sayyid Ahmad bin Muhammad al-Maliki dari Makkah Saudi Arabia, Syekh Muhammad Fadlil al-Jaelani dari Turki, Syekh Jibril Fuad al-Haddad dari Brunai, dan Prof Dr Najmuddin Qurdy dari Mesir.
Para peserta acara ini terdiri atas Mursyid Thariqah dari Jamiyyah Ahluth Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah seluruh Indonesia, utusan Luar Negeri, pengamat dalam dan luar negeri, dan Mursyid Thariqah Mu'tabarah di Indonesia.