Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Yusril: Tidak Salah Tersangka Jadi Penasihat Hukum Panji Gumilang

Yusril Ihza Mahendra menertawakan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam, yang mengatakan akan buka KUHAP

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra menertawakan Kadiv Humas Mabes Polri  Irjen Anton Bachrul Alam, yang mengatakan akan buka KUHAP dulu apa Yusril boleh menjadi penasihat hukum Panji Gumilang.

Bagi Yusril, Anton seharusnya tidak perlu repot-repot buka KUHAP, karena asas praduga tak bersalah mestinya diketahui semua orang. Sekalipun seseorang sudah dinyatakan sebagai tersangka, namun selama belum ada putusan pengadilan yang bersifat final, orang tersebut haruslah dianggap dan diperlakukan sebagai tidak bersalah.

"Jadi apa masalahnya  saya yang juga berstatus tersangka oleh Kejagung, menjadi Penasihat Hukum Panji Gumilang yang dijadikan tersangka oleh Mabes Polri?" tanya Yusril dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (15/7/2011).

"Orang sudah jadi terdakwa saja bisa jadi polisi seperti Pak Susno, apalagi hanya tersangka menjadi advokat," tambah Yusril.

Yusril juga menyebut  Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, dua pimpinan KPK ketika menyandang status tesangka, masih tetap bisa menangkap orang.

"Pak Anton hanya cari sensasi saja," kata Yusril. Ibarat kata pepatah, Pak Anton itu "kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu," tulis Yusril.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas