Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkes: Mau Terapi Jangan di Rel Kereta Api

Endang Sedyaningsih menyayangkan aksi warga Jakarta dan sekitarnya yang berbondong-bondong melakukan terapi di atas rel kereta api listrik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Prawira

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih menyayangkan aksi warga Jakarta dan sekitarnya yang berbondong-bondong melakukan terapi di atas rel kereta api listrik di dekat Stasiun Rawabuaya, Jakarta Barat.

"Menurut saya berbahaya dan itu melanggar hukum. Membahayakan diri sendiri dan kalau ketabrak bisa bahaya (mati)," kata Menkes di kantor Presiden Jakarta, Selasa (26/7/2011).

Dalam sepekan terakhir warga berbondong-bondong melakukan terapi pijat di atas rel kereta api bertegangan cukup tinggi. Banyak warga yang  melakukan terapi itu mengaku mendapat khasiat nyata. Lalu apakah benar demikian? "Tidak ada dasar medisnya. Mungkin itu upaya pemijatan saja, tapi jangan cari (terapi) di rel," kata Menkes.

Dalam pandangan ilmiah Menkes, mungkin kalau tiduran di atas rel akan terasa panas. "Intinya rangsangan ke saraf. Kejutan yang dipakai rangsangan terhadap syaraf," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas