Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Diminta Waspada Saat Umar Patek di Indonesia

Kepolisian diminta waspada usai pemulangan Umar Patek ke Indonesia. Aksi simpatik yang dilakukan para simpatisan Umar Patek patut dicurigai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian diminta waspada usai pemulangan Umar Patek ke Indonesia. Walau jaringan langsung gembong teroris tersebut kemungkinan besar sudah punah, namun aksi simpatik yang dilakukan para simpatisan Umar Patek patut dicurigai.

"Kalau jaringan langsung (Umar Patek) sudah habis. Penerus mereka juga sudah tertangkap. Dalam pelarian Umar Patek menjadi buron masih berkomunikasi dengan garis keras lainnya," kata pengamat terorisme, Wawan Purwanto ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (12/8/2011).

Wawan mengatakan Umar Patek merupakan teroris paling dicari di seluruh dunia dan buronan termahal sehingga aparat harus mewaspadai gerakan-gerakan dukungan terhadap otak pelaku Bom Bali 1 itu.

"Kehadiran Umar Patek bisa menimbulkan gerakan support," ujar Wawan.

Menurut Wawan tindakan kepolisian saat ini yang telah melakukan tindakan pengamanan apalagi menjelang Lebaran sudah tepat. "Polisi sudah menerjunkan aparatnya untuk menjaga kondisi keamanan agar tidak kebobolan. itu sesuai Protap (Prosedur Ketetapan). Mereka juga telah menurunkan unsur-unsur bawah," sergahnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas