Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dharnawati Tunjuk Farhat Abbas Selaku Penasihat Hukum

Dharnawati mengakui jika Farhat Abbas adalah penasihat hukumnya. Namun sayang, ia bungkam saat ditanya surat kuasa untuk Farhat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus suap terkait pencairan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di 19 kabupaten di seluruh Indonesia Dharnawati hadir memenuhi panggilan penyidik KPK. Pengusaha wanita itu hadir dengan mengenakan baju gamis warna hitam dipadu jilbab dengan warna senada.

Perempuan yang diduga menyuap pejabat Kemennakertrans itu datang ke markas KPK menggunakan mobil tahanan. Ia dijemput oleh staf KPK dari rumah tahanan wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Kepada wartawan, Dharnawati mengakui jika Farhat Abbas adalah penasihat hukumnya. "Iya," tuturnya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/9/2011). Namun saat ditanya surat kuasa untuk Farhat, Dharna justru bungkam.

Selain Dharnawati, dua pejabat Kemennakertrans yang diduga menerima dan mencoba menyuap juga ikut diperiksa. Keduanya yakni Sesditjen Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemennakertrans I Nyoman Suisnaya pdan Kabag Program, Evaluasi dan Pelaporan Ditjen P2KT Kemennakertrans Dadong Irbarelawan.

Nyoman dan Dadong sudah lebih dulu tiba di gedung komisi antikorupsi. Nyoman datang sekitar pukul 08.00 WIB sedangkan Dadong muncul sekitar pukul 09.30 WIB. Sama seperti Dharnawati, keduanya juga diperiksa sebagai tersangka.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas