Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Sebar Intelijen Antisipasi Penembak Gelap

Polri menerjunkan anggota intelejen untuk mengantisipasi aksi penembakan oleh sniper yang bisa memperburuk situasi Ambon

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menerjunkan anggota intelijen untuk mengantisipasi aksi penembakan oleh sniper yang bisa memperburuk situasi keamanan kota Ambon pascarusuh pada Minggu (11/9/2011).

"Dari tim intel, semua diturunkan untuk membantu, mencegah situasi berkembang," kata Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (11/9/2011) petang.

Selain itu, Polri juga membidik adanya provokator di balik kerusuhan tersebut. "Tentu (provokator) itu menjadi target kami untuk mereka supaya jangan melaksanakan kegiatannya, memanas-manasi dan sebagainya," ujarnya.

Mabes Polri menyatakan, dari hasil otopsi dan keterangan saksi, tewasnya tukang ojek Darkin Saimen yang diduga menjadi pemicu kerusuhan adalah karena kecelakaan tunggal.

Namun, pada perkembangannya, tersebar isu bahwa  si tukang ojek tewas karena dibunuh kelompok warga di tempat kecelakaannya. Diduga ada provokator yang menyebar isu tersebut sehingga terjadi bentrok antarwarga.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas