Yulianis Tak Bisa Pastikan CDR Adalah Chandra Hamzah (5)
Sejak diangkat jadi Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis punya tugas khusus sebagai pencatat aliran uang ke sejumlah orang-orang penting.
Penulis:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak diangkat jadi Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis punya tugas khusus sebagai pencatat aliran uang ke sejumlah orang-orang penting. Sebelumnya, tugas mencatat itu dilakukan oleh Neneng Sri Wahyuni, istri Nazaruddin.
Neneng sebelumnya suka mencatat orang-orang yang biasa menerima pembagian uang, dengan menuliskan inisial nama penerima.
Sebuah inisial yang belakangan mencuat adalah CDR, kemudian ditafsirkan sebagai Wakil Ketua KPK Chandra Marta Hamzah.
Dalam catatan Neneng sebelumnya, CDR memang sempat menerima uang. Namun Yulianis tak bisa memastikan apakah benar CDR merupakan inisial Chandra Hamzah.
"Saat saya memegang catatan Bu Neneng itu, nama CDR tidak pernah lagi muncul dalam daftar orang yang menerima uang," kata Yulianis.
Saat giliran memegang catatan, Yulianis mengaku tak pernah menulis inisial nama penerima uang, seperti dilakukan Neneng.
"Kalau memang CDR itu Chandra Hamzah, saya pasti tahu. Di zaman saya tidak ada lagi uang untuk CDR," katanya.