Ki Joko Bodo Curiga Uang Asli Gayus Belum Dibakar
Ki Joko Bodo menduga Gayus telah terhipnotis pelaku, sehingga dengan mudahnya bisa termakan tawaran penggandaan uang
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso P
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dugaan penipuan dengan modus penggandaan uang yang dilakukan Ahmad Muntoha terhadap terpidana korupsi Gayus Halomoan Tambunan di Rumah Tahanan Cipinang, membuat banyak orang pernasaran, bagaimana mantan pegawai Ditjen pajak itu bisa tertipu.
Paranormal terkenal, Ki Joko Bodo memiliki teori tersendiri bagaimana Gayus bisa tertipu. Menurutnya sangat mungkin Gayus telah terhipnotis oleh pelaku, sehingga dengan mudahnya bisa termakan tawaran penggandaan uang.
"Secara logika uang hanya bisa digandakan kalau uang itu digunakan untuk usaha, bukan dibakar," katanya.
Selama puluhan tahun ia berkiprah sebagai praktisi supranatural, sudah banyak menemui orang yang mengaku bisa menggandakan uang dengan ritual tertentu. Namun selama ini tak satu pun yang berhasil. Dan semuanya hanya kedok dari usaha penipuan.
Menurutnya, rata-rata korban penipuan bermodus penggandaan uang telah terhipnotis secara tidak sadar, sehingga mau saja ketika diminta sesuatu oleh sang pelaku.
Paranormal berambut panjang ini juga yakin bahwa Gayus telah menjadi korban penipuan, dan uang yang menurut Gayus dan Muntoha telah dibakar itu, telah diganti dengan uang palsu, dan uang asli telah disembunyikan oleh Muntoha.
"Kalau memang terbakar, nanti si pelaku (Muntoha) juga rugi donk," tambahnya.
Joko Bodo menduga Gayus sengaja dibiarkan menyaksikan uang tersebut terbakar, sehingga Gayus tidak mempertanyakan lagi, kemana gerangan uangnya melayang.