Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djoko Suyanto Tak Ingin Sebut Intelijen Kecolongan

Menko Polhukam Djoko Suyanto membantah aparat intelijen kecolongan atas peristiwa ledakan bom bunuh diri di Gereja Kepunton, Solo,

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Polhukam Djoko Suyanto membantah aparat intelijen kecolongan atas peristiwa ledakan bom bunuh diri di Gereja Kepunton, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2011). Djoko menyiratkan, peristiwa bom bunuh diri, seperti yang terjadi di Cirebon beberapa waktu lalu, terjadi karena niat para pelaku.

"Saya tidak ingin sebut intelijen kecolongan. Pelaku tahu dan memiliku insiatif (bertindak) di lapangan," kata Djoko dalam keterangan pers di kantor Menko Polhukam Jakarta, Minggu (25/9/2011).

Djoko mengatakan jauh hari sebelumnya sudah mengingatkan agar semua pihak mewaspadai kejadian serupa terulang seperti aksi bom bunuh diri di masjid polisi Cirebon beberapa waktu lalu. Djoko menegaskan, Badan Intelejen Negara (BIN) dan Densus 88 Polri, terus bergerak mengidentifikasi para pelaku teror.

"Dan ternyata masih ada kelompok orang yang punya pandanganan (bom bunuh diri) seperti itu. Kita minta aparat masyarakat untuk membantu dan mewaspadai aksi teror terjadi lagi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas