Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

GP Ansor: Aksi Bom Bunuh Diri Biadab

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansir Nusron Wahid, mengatakan, aksi peledakan bom bunuh diri di GBIS Kepunton, tindakan biadab.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansir Nusron Wahid, mengatakan, aksi peledakan bom bunuh diri di GBIS Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, Minggu (25/9/2011), pukul 11.00 WIB tindakan biadab.

"Ini sungguh biadab dan tak bisa ditolerir. Selain tidak beradab tindakan ini secara nyata merusak martabat, integrasi dan makna kebhineakaan Indonesia," ujar Nusron kepada Tribunnews.com.

Menyusul kejadian ini, GP Ansor mengerahkan Banser Solo Raya untuk siaga I. Mereka disiagakan aktif menjaga berbagai tempat ibadah di kawasan tersebut pascabom bunuh diri.

Nusron menyakini kejadian bom ini adalah rentetan panjang dari berbagai tindakan radikalisasi yang mengatasnamakan agama yang selama ini terjadi.

Sebuah bom meledak di Gereja Betel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, Minggu (25/9/2011). Dua orang tewas, satu diantaranya diduga kuat pelaku. Sebanyak 12 orang dirawat inap dan 4 orang rawat jalan. Ledakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, seusai para jamaah gereja melaksanakan kebaktian kedua. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas