Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Buru Otak dan Rekan Hayat

Setelah mengetahui pelaku bom bunuh diri di gereja GBIS Kepunton, Solo, adalah Ahmad Yosepa Hayat, Polri langsung

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah mengetahui pelaku bom bunuh diri di gereja GBIS Kepunton, Solo, adalah Ahmad Yosepa Hayat, Polri langsung memburu orang-orang yang diduga menjadi otak pelaku dan pembantu aksi Hayat.

"Kami lakukan penyidikan, untuk mengembangkan siapa otaknya dan siapa teman-temannya," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/9/2011).

Dalam rangka penyidikan tersebut, kepolisian telah memeriksa 17 saksi.

Meski mahir membuat bom sendiri, lanjut Anton, kepolisian masih menyidik ada tidaknya pihak lain yang membantunya.

Sebagaimana diberitakan, kepolisian memastikan Hayat sebagai pelaku bom bunuh diri di gerja Kepunton setelah dilakukan identifikasi jenazah yang ditemukan di lokasi ledakan.

Polri menyatakan  putra dari pasangan Daud dan Hindun ini adalah anggota JAT Cirebon, yang menjadi DPO kepolisian, karena terlibat perusakan minimarket Alfamart pada 19 September 2010 dan bom bunuh diri M Syarif di masjid Adz-Zikro Mapolresta Cirebon pada 15 April 2011.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas