Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Foto-foto Kenangan Mantan Mensesneg Moerdiono

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono meninggal dunia di Singapura, Jumat (7/10/2011).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono meninggal dunia di Singapura, Jumat (7/10/2011). Moerdiono sudah dua bulan dirawat di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura, karena sakit.

Di pemerintahan, Moerdiono memang identik dengan jabatan Mensesneg. Selama 15 tahun yaitu sejak 1983 hingga 1998 almarhum menduduki posisi tersebut.

Saat itu almarhum Moerdiono menjabat Mensesneg Kabinet Pembangunan IV (1983-1988), Mensesneg Kabinet Pembangunan V (1988-1993), dan Mensesneg Kabinet Pembangunan VI (1993-1998).

Pria kelahiran Banyuwangi, 19 Agustus 1934 sjak awal meniti kariernya di sekretaris negara. Ia dikenal dekat dengan Soedarmono

Pendidikan

Setelah mengenyam pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Malang tahun 1957 dan Lembaga Administrasi Negara (1967), Moerdiono memulai kariernya menjadi Staf Sekretariat Negara (1966), Asisten Menteri Sekretaris Negara Urusan Khusus (1972) dan Sekretaris Kabinet (1981-1983).

Moerdiono aktif juga sebagai Ketua PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti) dan Ketua Panitia Koordinasi Kerja Sama Teknik Luar Negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

Moerdiono menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Nararya (1986), Bintang Mahaputera Adipradana (1987), dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 1994.

Moerdiono meninggalkan istri Marijati dan empat anak (Ninuk Mardiana Pambudy, Indrawan Budi Prasetyo, Novianto Prakoso, dan Baroto Joko Nugroho).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas