Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU KPK

Fachri Hamzah Pimpin Panja Revisi UU KPK

Politikus vokal Partai Keadilan Sehatera (PKS) Fachri Hamzah secara resmi ditunjuk menjadi pimpinan panitia kerja (Panja)

Fachri Hamzah Pimpin Panja Revisi UU KPK
Istimewa
Fachri Hamzah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus 'vokal' Partai Keadilan Sehatera (PKS) Fachri Hamzah secara resmi ditunjuk menjadi pimpinan panitia kerja (Panja) revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Bagi politisi PKS lainnya, Aboebakar Alhabsy, Undang-Undang KPK sama halnya dengan UU yang lainnya, suatu waktu memerlukan penyempurnaan dan penguatan.

"Dalam hal ini saya menelaah bahwa UU KPK sudah saatnya di revisi demi meningkatkan kualitas KPK. Beberapa point pokok yang perlu ditambahkan dalam UU KPK adalah penguatan fungsi supervisi dan fungsi pencegahan, mekanisme kontrol dan transparansi program," kata Aboebakar, Kamis (13/10/2011).

Dijelaskan, UU KPK dilahirkan berdasarkan pada adanya kejenuhan pada upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh kepolisian dan kejaksaan. KPK, katanya lagi, dilahirkan untuk menjadi triger bagi dua lembaga penegak hukum yang lain.

Namun setelah berjalan sepertinya KPK terus berlari sendiri, makanya perlu penguatan peran agar KPK manpu menjalankan fungsinuya dalam menstimulus lembaga penega hukum lain dalam pemberantasan korupsi.

"Dalam revisi nanti, perlu juga Penguatan pada fungsi pencegahan, dimana tugas ini belum maksimal dikerjakan KPK. Salah besar bila kita katakan semakin banyak koruptor itu menunjukkan keberhasilan KPK, kesuksesan pemberantasan korupsi tidak dapat diukur hanya dari fungsi penindakan, melainkan harus juga menjalankan fungsi pencegahan, ini yang mau kita kuatkan dalam UU yang baru," papar Aboebakar.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Revisi UU KPK

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas