Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Massa FB LMP Tolak Pencaplokan Lahan

Ketua Umum FB LMP, Adek Erfil mendesak pemerintah Indonesia agar bisa mempertahankan perbatasan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andrian Salam W

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah Masa dari Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB LMP) melakukan aksi demonstrasi menolak pencaplokan lahan perbatasan Kalimantan Barat oleh negeri jiran Malaysia, di depan Gedung Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (13/10/2011) siang.

Adalah lahan seluas 4.750 km2, di Perairan Tanjung Datu tepatnya Dusun Camar dan Dusun Maludin Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang menjadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia. Lahan itu dihuni 493 keluarga WNI.

"Kami tidak pernah menerima sedikit pun lahan diambil oleh negara tetangga," ungkap kordinator lapangan aksi, Furqon dalam orasinya.

Pengalaman pencaplokan pernah terjadi sebelumnya. Salah satunya adalah lahan Pulau Sipadan dan Ligitan, Kalimantan Timur. Wilayah Indonesia itu, dirampas oleh Malaysia setelah dikukuhkan oleh putusan mahkamah internasional pada 17 Desember 2002.

Akan pengalaman lahan di Sipadan dan Ligitan tersebut, Furqon menegaskan tidak boleh ada lagi pencaplokan lahan oleh Malaysia.  "Kini, hingga tetes darah penghabisan kami akan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya

Ketua Umum FB LMP, Adek Erfil mendesak pemerintah Indonesia agar bisa mempertahankan dan lebih memerhatikan penduduk di wilayah perbatasan. "Jangan sampai sudah diambil baru bertindak. Harusnya pemerintah  lebih sigap dengan 'rumahnya' sendiri. Karena Tanjung Datu adalah milik Indonesia," tegasnya

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut ia mengungkapkan akan mendesak pemerintah Diraja Malaysia untuk segera mengehentikan perbuatan yang melecehkan harkat dan martabat Indonesia. "Stop. Kami tidak rela negara kita dilecehkan," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas