Rapat Besar Bom I Bali di Pajang
Setelah tiba di Solo, Jumat (20/10/2011), Umar Patek tersangka kasus Bom Bali I melakukan rekonstruksi, Sabtu (22/10/2011).
Editor:
Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribun Jogja Ikrob Didik Irawan
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Setelah tiba di Solo, Jumat (20/10/2011), Umar Patek tersangka kasus Bom Bali I melakukan rekonstruksi, Sabtu (22/10/2011). Di Kota Bengawan, Patek melakukan rekonstruksi di empat lokasi berbeda di Solo dan Sukoharjo. Dari situ diketahui, rapat besar rencana bom Bali I dilakukan di Pajang, tempat rekonstruksi ketiga.
Di Pajang, rekonstruksi tepatnya dilakukan di rumah kontrakan Dulmatin yang terletak di Kampung Sidodadi RT 4 RW 1 Pajang, Laweyan. Di rumah berlantai II yang terletak di Jalan Tirtotejo itulah rencana aksi Bom Bali I dirancang. Di tempat itu, Patek memeragakan pertemuannya dengan beberapa aktor Bom Bali I lainnya, membahas aksi peledakan. Mereka adalah Amrozi, Mukhlas, Imam Samudra, Idris, Dulmatin, dr Azhari, Abdul Ghoni, dan Heru Kuncoro.
Dari situlah akhirnya dipilih Bali sebagai target bom. Aktor-aktor Bom Bali I yang telah tewas dalam penggrebekan Densus 88 diperagakan oleh orang pengganti. Sisanya diperankan oleh asli orang yang bersangkutan.
Saat rekonstruksi, kesembilan orang tersebut melakukan pertemuan di dalam rumah. Namun tak jelas apa yang saja dilakukan, sebab tak satupun yang bisa mendekati rumah milik Johar Mansyah karena ketatnya penjagaan.
"Di sini dulu Bom Bali I direncankan," ujar seorang anggota Polresta Solo yang tak mau menyebutkan namanya memberikan bocoran.