Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU KPK

Bambang: Revisi UU KPK Harus Bermanfaat

Bambang Widjojanto, calon pimpinan kuat Komisi Pemberantasan Korupsi menilai revisi Undang Undang KPK adalah sebuah

Bambang: Revisi UU KPK Harus Bermanfaat
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Praktisi hukum, Bambang Widjojanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bambang Widjojanto, calon pimpinan kuat Komisi Pemberantasan Korupsi menilai revisi Undang Undang KPK adalah sebuah keniscayaan. Namun Bambang tak semena-mena bahwa undang-undang tersebut harus direvisi.

"Revisi itu harus menimbulkan kemanfaatan. Sekarang itu yang mesti dipersoalkan. Revisi sekarang mau diletakkan untuk menimbulkan kemanfaatan apa enggak," ujarnya di DPR, Jakarta, Kamis (27/10/2011).

Bambang mencontohkan keniscayaan revisi UU KPK pada hal manajemen kolegalitas. Katanya, apakah dissenting opinion itu boleh dilakukan jika ada komisioner yang berbeda pendapat dalam memutuskan sesuatu.

Capim KPK lainnya, Yunus Husein mempersilakan adanya revisi. Namun, ia memberi catatan agar revisi dapat memperkuat peran KPK, bukan justru mengurangi kewenangannya selama ini.

Yunus beralasan, penguatan KPK harus dilihat semangat lahirnya di mana korupsi saat itu dianggap sebagai kejahatan luar biasa. Dengan adanya pengurangan wewenang, akan berpengaruh pada kinerja KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi.

Dikatakannya, sejauh ini UU KPK sudah bagus. Apalagi, kata Yunus, situasi politik yang kerap berubah seperti ini. "Makanya kalau mau merubah harus diperkuat. Kalau dianggap kurang baik silakan dikurangi," ujar Yunus.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Revisi UU KPK

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas