Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Golkar Indonesia Timur Gagalkan Ical Capres 2014

Harapan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical agar Rapimnas II Golkar yang tengah berlangsung mencalonkannya sebagai

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harapan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical agar Rapimnas II Golkar yang tengah berlangsung mencalonkannya sebagai Presiden dalam Pilpres 2014 tampaknya susah tercapai.

Tokoh Senior Partai Golkar, Zaenal Bintang, berpendapat semula ada semacam "kebulatan" tekad 33 DPD Golkar provinsi yang berhajat menetapkan Ical sebagai Capres 2014 sebagai keputusan Rapimnas II Golkar.

Namun hajat itu tersandung karena ada protes dari Golkar Indonesia Timur yang kecewa karena Ical tidak menempatkan satupun kader Indonesia Timur dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, dan bahkan mencopot Fadel Muhammad yang merupakan represantasi dari menteri Golkar dari Indonesia Timur.

"Pencopotan Fadel membuat peta politik internal Golkar bergeser," kata Bintang, Kamis (27/10/2011).

Oleh karena itu, lanjut Bintang, masuk akal jika hajat untuk ketuk palu mencalonkan Presiden buat Ical batal. "Ical menghadapi dua front penghalang sekaligus," katanya.

Pertama, menurut Bintang, karena adanya kekecewaan Indonesia Timur yang menilai Ical melecehkan mereka. Kedua, pengikut Agung Laksono yang tidak sudi Ical ujug-ujug jadi capres tunggal yang diusulkan Golkar.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikatakan, Kawasan Timur dan pendukung Agung terus bergerilya di Rapimnas untuk "mementahkan" pencalonan Ical.

"Untuk menutupi adanya keretakan dalam tubuh Golkar ambil jalan tengah. Dimana aspirasi 33 daerah ditampung di Rapimnas sebagai rekomendasi belaka. Direncanakan baru mau dibahas pada Rapimnas 2012," ujar Bintang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas