Tribun

Papua Memanas

Terima Uang Freeport Keuangan Polri Harus Segera Diaudit

perlunya melakukan audit keuangan di tubuh Polri

Editor: Budi Prasetyo
Terima Uang Freeport Keuangan Polri Harus Segera Diaudit
Persda/TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa
Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Pramono Anung. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Wakil Ketua DPR, Pramono Anung mendesak perlunya melakukan audit keuangan di tubuh Polri menyusul dugaan penerimaan dana sebesar 14 Juta US Dollar dari PT. Freeport Indonesia sebagai bagian dari uang keamanan.

"Karena ini dananya sudah terbuka, menurut saya harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Supaya jangan kemudian ini menjadi melemahkan Polri sendiri, kalau kemudian kita lihat dana 14 juta itu sendiri cukup besar, tapi kalau lihat operasional selama dua tahun ini bisa cukup relatif. Untuk menggerakan pasukan, uang makan, dan sebagainya. Ini menjadi sangat relatif,"ujar Pramono di gedung DPR, Jakarta, Senin(31/10/2011).

Menurut Pramono, kepolisian sendiri merupakan institusi pemerintah dan dana itu bisa diaudit dengan gampang oleh Badan Pemeriksa Keuangan(BPK). Kalau memang ada temuan, lanjut Pramono BPK memberikan temuan itu kepada DPR sebagai pengawas kepolisian, atau kalau ada tipikor temuan ini diberikan ke KPK.

"Jadi, itu yang road map yang harus dilakukan,"jelasnya.

Komisi III lanjut Pramono,juga harus segera menindaklanjuti adanya hal tersebut.

"Tentunya karena ini sudah menjadi domain publik yang luar biasa, kita yakin nanti pasti pas RDP dengan Polri akan jadi bagian yang distressingkan,"pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas