Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ahmad Mubarok Tuding Partai Kecil Egois

Menurut Mubarok, apabila berbicara penyederhanaan partai pasti ada dua pilihan, dipaksa atau demokrasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengatakan partai-partai politik yang bergabung membentuk poros tengah hanya mementingkan diri sendiri. Pembentukan poros tengah dalam rangka memperjuangkan angka ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold).

"Saya kecewa terhadap partai-partai kecil karena mereka terlalu memikirkan partainya sendiri tidak bicara kepentingan nasional," ujar Mubarok ketika dihubungi wartawan melalui telepon, Jumat (4/11/2011).

Menurut Mubarok, apabila berbicara penyederhanaan partai pasti ada dua pilihan, dipaksa atau demokrasi. Kalau saat ini, lanjut Mubarok demokrasi jadi caranya menaikkan ambang batas, kalau 4 persen-5 persen ada perubahan, jumlah partai sedikit manajemen politik berubah

"Karena problem bangsa itu susahnya di manajemen politik, akar masalah. Memikirkan kepentingan masing-masing partai mereka harus mengubah cara pikir jangan berpikir mereka dibunuh aspirasinya. Aspirasi wajar saja, kalau enggak sepakat kan divoting kan," jelasnya.

Saat ditanya apakah adanya poros tengah akan menganggu koalisi, Mubarok menambahkan hal itu tidak akan terjadi. "Enggak, biasa saja dari dulu kan setgab kan enggak pernah kompak, karena ideologi partai itu kepentingan, ketika kepentingan terusik jadi berbeda," jelasnya.

Apakah ada gunanya setgab? Mubarok menegaskan hal itu masih dibutuhkan. "Ada gunanya setgab, untuk komunikasi. Peluang konflik berkurang," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas