PD Buka Ruang Kompromi Angka Ambang Batas Parlemen
Partai Demokrat (PD) akhirnya melunak soal angka ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold)
Editor:
Yudie Thirzano
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat (PD) akhirnya melunak soal angka ambang batas parlemen(Parliamentary Threshold). Mereka membuka ruang kompromi mengenai batasan angka PT.
"Peningkatannya PT menjadi berapa, bahwa periode lalu 2,5 persen kemudian sekarang diusulkan 4 persen otomatis saja ada diskusi dan bisa dikompromikan," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsah saat dihubungi wartawan, Rabu (9/11/2011).
Tidak hanya itu, menurut Jafar, PD juga membuka pintu pembahasan di setgab koalisi. Bagaimanapun, bagi PD, angka PT dan revisi UU Pemilu secara menyeluruh jangan sampai diselesaikan dengan voting atau adu kuat, namun jalan kompromi.
"Bahwa dibawa ke koalisi tentu sudah pasti. Kalau PT tetap 2,5 persen itu makna kemajuannya apa, kita perlu perubahan. Kalau naiknya signifikan tentu kurang baik. Usul Partai Demokrat sebenarnya sudah moderat," jelasnya.
Meski begitu lanjut Jafar, demi adanya penyederhanaan partai politik, PD masih mengharapkan angka ambang batas parlemen naik dari sebelumnya 2,5 persen menjadi 4 persen.
"Sementara insya Allah angka PT representatif. Tentunya kita memilih untuk kepentingan bersama. Bagaimana sistem perpolitikan bisa berjalan dengan baik, ke depan ada kesepakatan PT akan meningkat," pungkasnya.