Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Megawati Dipastikan Tetap Maju di Pilpres 2014

Meski belum ada keputusan resmi apakah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri mencalonkan diri menjadi capres

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski belum ada keputusan resmi apakah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri mencalonkan diri menjadi capres, namun dapat dipastikan Megawati bakal maju lagi di ajang Pilpres 2014.

"Memang PDIP belum memutuskan ketua umum kita (Megawati) nyapres. Tapi tentunya banyak fakta yang terjadi dan Megawati kemungkinan besar nyapres 2014. Jangan ada dikotomi tua muda dalam pucuk pimpinan di Indonesia, buah itu yang enak (bila) masak," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait ketika dihubungi wartawan, Kamis (10/11/2011).

Menurut Maruarar, dukungan terhadap Ibu Megawati masih sangat kuat, karena memang investasi politiknya sudah jalan.

"Kami jelas mendukung Ibu Megawati nyapres. Kita tidak mau kalau Ibu Mega kalah tiga kali, kalau kita bicara hari ini lucu kalau tokoh PDIP nggak nyalonin Ibu Negawati," jelasnya.

Lebih jauh, Maruarar menambahkan, empat alasan pilih Megawati, nomor satu survei Ibu Mega itu selama satu setengah tahun ini Indobarometer.

"LSI, yang saya tahu lembaga survei yang tidak dibiayai PDI Perjuangan, semuanya menempatkan Mega nomor satu," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, kata Maruarar, kedua dari segi kesehatan sangat sehat dengan bukti perginya Mega konsolidasi ke Jateng, Yogya, Jatim, beliau sehat.

"Saya yakin suara di daerah, basis semakin kuat," jelasnya.

Kemudian dalam kongres PDIP, Mega formatur tunggal. "Sekjen diangkat oleh Ibu Mega. Saya yakin legitimasi internal sangat kuat dan tidak ada money politik," jelasnya.

Kebijakannya pro rakyat, sangat konsisten, dan sangat pragmatis. Sebagai contoh kita ditawari menjadi koalisi tidak mau, kita tolak kenaikan BBM, TDL, dan impor beras. Kita juga tolak pembangunan gedung baru DPR.

"Kita tidak ragu-ragu mendukung pemerintahan Presiden SBY jika pro rakyat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas