Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jubir HTI: Kedatangan Obama Perluas Penguasaan Ladang Migas

Secara khusus Indonesia adalah mitra strategis yang sangat diandalkan untuk menjaga kepentingan, dan kebutuhan energi Amerika Serikat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia, pada KTT ASEAN, yang jatuh pada 17 hingga 19 November 2011 mendatang, dinilai oleh Juru Bicara Organisasi Masyarakat (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto, guna memperluas ekspansi perusahaan Amerika di sektor energi di Indonesia.

Menurutnya, secara khusus Indonesia adalah mitra strategis yang sangat diandalkan untuk menjaga kepentingan, dan kebutuhan energi Amerika Serikat.

"Indonesia merupakan salah satu sumber pemenuhan kebutuhan tersebut. Oleh karena itu AS ingin terus memperpanjang penguasaan ladang migas dan tambang seperti Exxon Mobil di Aceh, Kepulauan Natuna, dan Cepu, Unocal Texaco di Kaltim, Chevron-Caltex di Riau, Conoco di Papua dan lainnya," ujar Muhammad yang ditemui wartawan di lokasi aksi demonstrasi HTI di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta, Minggu (13/11/2011).

Untuk itu, ia menilai kehadiran Obama dalam forum KTT ASEAN, tidak hanya mengamankan kepentingan Amerika di Indonesia, tetapi juga mengokohkan kepentingan Amerika di wilayah Asia Timur.

"Kehadiran Obama dalam forum itu untuk memastikan bahwa wilayah itu secara politik dan ekonomi tetap menganut sistem ideologi kapitalisme, dan secara praktis, kepentingan ekonomi dan politik AS tetap terjaga," ucapnya.

Organisasi Masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, hari ini, Minggu (13/11/2011) siang, sebagai penolakan kedatangan Presiden Amerika, Barack Obama ke Indonesia, pada 19 November 2011, mendatang. Setidaknya ribuan massa HTI menghadiri aksi demonstrasi tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas